Nyata buta penguasa
Karya:bouo
Sepetak tanah yang basah,
menjadi perkara mafia tanah,
bukti nyata yang absah,
tak menjadi bukti pemilik yang sah,
sebab ia telah dibutakan oleh rupiah.
Langkah demi langkah,
yang kian merekah,
terkadang ter-arah,
juga kian tergoyah.
Lantas ia marah,
sebab tanah kami basah,
diperebutkan mafia tanah,
yang disokong dengan rupiah,
sungguh nyata kami dijajah.
Sumpah serapah untuk penjajah,
sebab wanita tua yang terpenjara,
karena serakahnya penguasa,
yang mencemarkan sila-sila,
nyata buta penguasa.
Perdata tak lagi guna,
pidanapun jadi solusinya.
Bukankah kalian manusia?,
tidakkah kalian merasa?,
atau benar kalian sama saja?,
memilih diam atas kemungkaran,
atau tidak tau perihal menyedihkan?,
sungguh itu bukan alasan,
sebab perjuangan butuh tindakan,
bukan sekedar alasan atau jawaban, yang terus kau perankan.
AKU BUTUH JAWABAN ATAS KEKELIRUAN!
AKU BUTUH TANGGAPAN ATAS KEZALIMAN!
AKU BUTUH PERLINDUNGAN ATAS PENINDASAN!
AKU BUTUH PERJUANGAN DEMI KEADILAN!
DAN AKU HARUS MENDAPATKAN YANG KU PERTARUHKAN, UNTUK MELAWAN SELURUH KAZALIMAN.
(SORAK-KAN PERJUANGAN)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar